Senin, 23 Juli 2012

Tempat Hiburan Malam dan Rumah Makan Tetap Buka

Sejumlah pengusaha tempat hiburan malam (THM) dan rumah makan di Nusa, Kelurahan Marobo, Kabupaten Luwu Utara (Lutra) tidak mengindahkan larangan membuka usaha selama Ramadan. Hingga hari ketiga Ramadan, sejumlah THM dan rumah makan di daerah yang dikenal pusat hiburan malam di Lutra ini tetap buka. Sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lutra mengeluarkan edaran agar rumah makan tidak membuka secara terang-terangan usaha pada siang hari demi menghargai masyarakat yang melaksanakan ibadah puasa.

Adapun kafe, diminta untuk tutup selama Ramadan. Berdasarkan pengamatan kemarin, rumah makan yang berjejer di sepanjang jalur trans-Sulawesi tersebut terbuka seperti hari biasanya. Lokasi tempat kafe dan rumah makan ini hanya berjarak 300 meter dari Kantor Polsek Sabbang, Kantor Lurah Marobo dan Kantor Camat Sabbang. Sejumlah tokoh agama meminta Pemkab Lutra melakukan razia dan menertibkan kafe yang masih beroperasi, termasuk rumah makan yang buka secara demonstratif pada siang hari.

“Saya minta Pemkab Lutra segera melakukan razia kafe dan rumah makan karena ini bisa menimbulkan keresahan pada masyarakat. Pemerintah harus segera bertindak tegas, sebelum masyarakat mengambil tindakan sendiri,” ujar Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Lutra, Achdam Surya,kemarin. Menurut dia, persoalan sepeti ini tidak dapat diabaikan pemerintah karena tidak tertutup kemungkinan akan berdampak besar dan menimbulkan konflik horizontal.

Sementara itu, dikonfirmasi terkait beroperasinya kafe dan rumah makan pada bulan Ramadan ini, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Lutra, Ari Setiawan mengaku baru mengetahui informasinya. Dia mengaku siap melaksanakan tugas melakukan penertiban jika diperintahkam pimpinan.

“Sampai saat ini belum ada perintah melakukan razia terhadap kafe. Sedangkan bagi rumah makan yang tetap buka pada siang hari, berdasarkan surat edaran, tanggung jawabnya diberikan kepada setiap camat untuk melakukan penertiban di wilayah masingmasing,” ujar dia kemarin. Dia mengaku akan melakukan pemantauan hari ini dan melaporkan perkembangannya kepada Bupati Lutra Arifin Junaidi sekaligus meminta pertimbangan untuk dilakukan razia terhadap pengusaha yang membandel tersebut.
READ MORE ~>> Tempat Hiburan Malam dan Rumah Makan Tetap Buka

Minggu, 15 Juli 2012

Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Mamuju Ke 472

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mamuju Ke- 472 tidak dihadiri Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Anwar Adnan Saleh. Menurut informasi, Gubernut sedang mengikuti sejumlah kegiatan yang sudah diagendakan sebelumnya. Usai mengikuti Sidang Istimewa Paripurna, Bupati Mamuju Suhardi Duka (SDK) menanggapinya biasa saja.

Dia bahkan memaklumi jika Anwar tidak dapat menghadiri acara Mamuju. ”Gubernur sedang mengikuti agenda yang tidak dapat ditinggalkan. Jadi tidak ada masalah dan bisa dimaklumi. Sebenarnya memang masyarakat Mamuju ingin Gubernur juga hadir. Tapi agendanya (Gubernur) lebih penting.Jadi bisa dipahami,”kata Suhardi di Mamuju, Sabtu (14/7) lalu.

Di hari jadi Kabupaten Mamuju yang ke-472 tersebut, Suhardi berharap agar setiap pemimpin mengutamakan kearifan lokal. Artinya saling menjaga dan menghargai sebagaimana prinsip orang Mamuju yang dikenal dengan Sikammungang Siriq. Dalam kesempatan itu, Suhardi mengatakan,HUT Kabupaten Mamuju Ke-472 ini hendaknya dijadikan momentum untuk terus meningkatkan etika dan moralitas dalam mengisi kehidupan berbangsa dan bernegara.

”HUT Mamuju harus jadi ajang untuk meningkatkan etika dan moral dengan bersandar dan mengedepankan nilai nilai budaya kita,”kata Suhardi. Ia mengatakan,dalam kehidupan ini selain menjaga etika moral masyarakat juga jangan memaksakan kehendak. Karena dapat menimbulkan perbedaan yang berujung pada sikap anarkis sehingga merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.

”Sikap asah asih asuh dan menghargai sesama harus ditingkatkan. Karena itu akan menjadi budaya menjaga kerukunan masyarakat daerah ini dan kehidupan berbangsa,”katanya. Menurut dia, apabila budaya etika dan moral tetap dijaga, maka pembangunan di daerah ini akan berjalan baik.

Karena satu sama lainnya selalu saling menghormati mendorong pembangunan daerah yang lebih baik ”Penerapan etika moral harus tetap berpijak pada budaya kita yang tidak hanya mementingkan kepentingan individu dan kelompok, tetapi mementingkan kehidupan bernegara. Karena hanya dengan begitu daerah kita ini juga akan berjalan baik,”katanya.

Karena itu,menurutnya,ketidakhadiran Anwar tidak mengurangi makna peringatan HUT Ke-472 Mamuju. Sebab acara tersebut tetap berlangsung khidmat dan semarak. Sebab,dalam acara ini dihadiri pimpinan DPRD Mamuju, anggota DPRD Mamuju, raja Mamuju,tokoh adat,tokoh agama, tokoh masyarakat, dan sejumlah pejabat pemerintah pada satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Mamuju.

Bahkan dalam peringatan kali ini, hadir utusan dari Kesultanan Brunei Darussalam Pangeran Dato Sri Paduka Abu Bakar Mohammad Putera Al Haj.Dalam acara ramah tamah yang digelar di Hotel d’Maleo Mamuju,Abu Bakar mengaku kehadirannya mewakili Kesultanan Brunei Darussalam untuk memenuhi undangan Pemkab Mamuju. Selain itu kami juga akan menindaklanjuti kesepakatan pengolahan migas dan batubara di Mamuju. Kami merasa sangat terhormat,” kata Abu Bakar.
READ MORE ~>> Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Mamuju Ke 472

Selasa, 10 Juli 2012

Hidayat Nur Wahid Menggunakan Hak Suaranya

Pencoblosan telah dimulai di TPS 13 Kelurahan Bangka, Kemang Raya No. 49, Mampang Prapatan Jakarta Selatan. Di TPS tersebut Cagub Hidayat Nur Wahid akan menggunakan hak suaranya.

Sebanyak 428 orang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap di TPS itu. Ada dua bilik untuk mencoblos.

Hidayat Nur Wahid rencananya akan datang bersama keluarga untuk mencoblos pukul 8.00 WIB pagi.
READ MORE ~>> Hidayat Nur Wahid Menggunakan Hak Suaranya

Kamis, 05 Juli 2012

Keperluan Penyaluran Beras Untuk Rakyat Miskin

SECARA nasional, Perum Bulog menargetkan bisa menyediakan beras hingga akhir tahun ini mencapai 4,1 juta ton. Angka tersebut akan digunakan untuk keperluan penyaluran beras untuk rakyat miskin (raskin), bantuan bencana alam,dan operasi pasar (OP). Strategi sudah kita rancang, khususnya menghadapi panen gadu.

Saya prediksi panen musim gadu akan relatif cukup baik,” kata Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Alimoeso dalam Konferensi Pers Evaluasi Kinerja Perum Bulog Semester I di Gedung Bulog,Jakarta,kemarin. Bulog mencatat, sampai 3 Juni 2012, Perum Bulog melakukan pengadaan beras mencapai 2,356 juta ton.Angka tersebut disertai dengan penyerapan 10.000 ton per hari. Sutarto menegaskan,untuk pengadaan tertinggi yang telah dilakukan Bulog, pada panen raya tahun lalu mencapai 30.000 ton per hari.

Dalam kesempatan tersebut, mantan Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) ini juga mengatakan bahwa Pulau Jawa masih menjadi penyumbang beras terbesar dibandingkan pulaupulau lainnya. Menurut data Bulog, Jawa Timur menjadi provinsi paling tinggi pengadaan beras dalam negeri yang mencapai 738.303 ton atau 31,27%. Menyusul Jawa Tengah sebanyak 561.702 ton atau 23,79% dan Jawa Barat 358.720 ton atau 15,19%. Sulawesi Selatan berada di posisi keempat yakni sebanyak 237.485 ton atau 10,1% dan NTB sebesar 107.139 ton atau 4,6%,”kata Sutarto.
READ MORE ~>> Keperluan Penyaluran Beras Untuk Rakyat Miskin
 
 
Copyright © 2015 Reuni17 All Rights Reserved
Hari Agustomo Nugroho