Kamis, 15 Maret 2012

Kejaksaan Negeri Purwakarta

Kejaksaan Negeri Purwakarta memusnahkan barang bukti kasus narkotika yang telah diputus Pengadilan Negeri Purwakarta, Jawa Barat, sejak Januari 2011. Pemusnahan dilakukan di halaman kantor kejaksaan di Jalan Siliwangi Purwakarta, Jumat (16/3/2012).

Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Purwakarta Yudi Prihastoro menyebutkan, barang bukti yang dimusnahkan antara lain 25 kilogram ganja, beberapa butir ekstasi, serta beberapa gram sabu-sabu. Barang itu dimusnahkan dengan cara dibakar dengan terlebih dulu disiram bahan bakar minyak.

"Ada lebih dari 20 kasus yang telah diputus pengadilan sejak awal tahun lalu. Akumulasi barang bukti dari kasus-kasu itu kita musnahkan hari ini," tambah Yudi.
READ MORE ~>> Kejaksaan Negeri Purwakarta

Kamis, 08 Maret 2012

Para Eksportir dan Importir

Para eksportir dan importir mulai Juli mendatang wajib melaporkan penerimaan devisa hasil ekspor (DHE) dan penarikan devisa utang luar negeri (DULN) ke Bank Indonesia (BI). Aturan soal DHE dan DULN tersebut, tertuang dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 13/20/PBI/2011. ”Jika tidak dipatuhi, maka ekportir dan importir bisa dikenakan sanksi,” kata Peneliti Muda Senior BI Makassar Indrayana Judana di Makassar, kemarin. Menurutnya, teknis pelaporan DHE dan DULN tersebut adalah semua dokumen transaksi ekspor maupun impor, diserahkan ke bank dalam negeri.“ Nanti, bank bersangkutan yang akan melaporkan ke BI,”katanya.

Dia mengatakan, jika eksportir maupun importirnya tidak melaporkan, maka sanksinya bisa dengan cara pembekuan kepabeanan.“Jika banknya lalai, tentu banknya yang akan kena sanksi,”katanya. Indrayana menjelaskan, catatan DHE yang wajib dilaporkan ke BI, mulai dari Januari hingga Juni. “Data bulan Januari hingga Juni tersebut harus dilaporkan pada Juli,” ujar dia. Vice Presidents Deputy General Manager Head of Trade Services PT BNI (Persero) Tbk, Afien Yuni Yahya mengatakan aturan BI tersebut menguntungkan bank dalam negeri.“Karena dana-dana tersebut akan masuk ke Indonesia,”katanya. Dia mengatakan,dalam PBI tidak ditegaskan berapa lama dana DHE dan DULN disimpan di bank dalam negeri.

“Mau sekedar transit pun tidak jadi masalah.Termasuk tidak ada ketentuan konversi ke rupiah,” ujar Afien. Afien mengatakan, keuntungan lain dengan adanya aturan tersebut, bank nasional terutama BNI tidak kesulitan lagi untuk cadangan mata uang asingnya.“Selama ini, kami harus meminjam dari luar negeri,”katanya. Resikonya, menurut dia, dana yang digunakan lebih mahal. Karena berbagai hal yang harus dibayar.“Kalau dengan adanya aturan ini, akan lebih mudah dan murah termasuk mengutungkan,”katanya. Selain itu,secara likuiditas, banyak sumber dana yang bisa digunakan untuk kegiatan macam- macam.

“Masing-masing negara punya aturan seperti ini.Hanya ada beberapa perbedaan,” kata dia. Dia mengatakan, pada 2011 lalu total ekspor yang tercatat di BNI Wilayah Makassar sebanyak USD254 juta. “Sedangkan impor sebanyak USD92 juta,”katanya.
READ MORE ~>> Para Eksportir dan Importir
 
 
Copyright © 2015 Reuni17 All Rights Reserved
Hari Agustomo Nugroho